Pemprov DKI Jakarta mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri. Foto: PPID Jakarta
Berdasarkan komoditasnya, penyumbang Inflasi terbesar pada triwulan I 2023 di antaranya bensin, kontrak rumah, bahan bakar rumah tangga, beras, dan rokok kretek filter.
Menurut data BPS pada triwulan II 2023, perkembangan Inflasi Jakarta pada Juni 2023 masih terkendali dengan capaian Inflasi sebesar 0,01% (mtm), 0,95% (ytd), dan 3,20% (yoy). Angka Inflasi tahunan (yoy) DKI Jakarta dalam tren menurun, sejak Maret 2023 – Juni 2023.
”Pada tahun 2023, Inflasi IHK Jakarta diprakirakan akan kembali ke dalam target rentang sasaran 3,0 ± 1%. Mari kita terus bekerja keras untuk mempertahankan Inflasi di Jakarta," tambah Sekda Joko.
Perlu diketahui, insentif tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang telah mampu mengendalikan angka Inflasi. Pengendalian Inflasi ini pun dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. Adapun 33 pemerintah daerah yang menerima Insentif Fiskal ini, meliputi tiga pemerintah provinsi, 24 pemerintah kabupaten, dan enam pemerintah kota. Selain DKI Jakarta, daftar penerima untuk pemerintah provinsi adalah Gorontalo dan Kalimantan Tengah.***
Comments 0