Dicalonkan Jadi MK, Bahlil Pastikan Adies Kadir Bukan Lagi Kader Golkar

Restu Hanif
Jan 28, 2026

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Foto: ist.

KOSADATA – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Adies Kadir bukan lagi bagian dari Golkar setelah dirinya dicalonkan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh DPR RI.

Bahlil mengungkapkan, Adies Kadir mengundurkan diri, baik sebagai pengurus maupun anggota Golkar sebelum ia ditetapkan sebagai calon hakim MK.

"Sebelum diputuskan, itu sudah dilakukan pengunduran diri baik dari kepengurusan maupun keanggotaan (Golkar)," kata Bahlil pada Rabu, 28 Januari 2026 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bahlil berujar bahwa ia sangat menghormati status hakim MK yang harus independent dan tidak terikat oleh partai. Untuk itu, Keputusan Adies Kadir untuk mengundurkan diri ketika ia hendak mencalonkan hakim MK adalah Keputusan yang tepat.

Bahlil juga mengutarakan, dengan dicalonkannya Adies sebagai hakim MK maka partai Golkar Kembali mempersembahkan salah satu kader terbaiknya demi kepentingan negara.

"Kami mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar yang dulunya adalah pimpinan DPR, namanya Pak Adies Kadir, mewakafkan ke negara untuk menjadi hakim Mahkamah Konstitusi," ucapnya.

DPR mengesahkan pencalonan Adies Kadir sebagai hakim konstitusi usulan Parlemen dalam rapat paripurna pada Selasa, 27 Januari 2026. Kesepakatan mengusulkan mantan pimpinan DPR ke Mahkamah Konstitusi untuk menggantikan hakim Arief Hidayat dilakukan secara kilat.

Walaupun menuai pro-kontra, ‎Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa meyakini Adies Kadir sebagai sosok yang akan mengemban Amanah sebagai hakim Konstitusi dengan sebaik mungkin.

‎“Sehingga yang kita tetapkan hari ini insya Allah akan menjaga kredibilitasnya, menjaga integritasnya, dan akan mengedepankan profesionalismenya sebagai hakim konstitusi,” ujarnya.***

Update terus berita terkini KOSDATA di Google


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0