Ketum PMI, Jusuf Kalla saat mengunjungi salah satu korban bencana di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: FB PMIJakarta
Lebih dari itu, kisruh di PMI berpotensi mencoreng nama baik pemerintah Indonesia di panggung internasional. Oleh karena itu, langkah penyelesaian yang cepat, transparan, dan tegas sangat diperlukan untuk memastikan keberlangsungan layanan kemanusiaan dan menjaga kehormatan bangsa.
Atas uraian tersebut, semua pihak sebaiknya menghormati hasil Munas XXII dan mendukung Jusuf Kalla (JK) dalam memimpin PMI. Saya meyakini bahwa selama memimpin PMI, JK hanya ingin bekerja dengan tulus dan iklas serta memastikan PMI bermanfaat bagi banyak orang.
Dengan demikian, saya berpendapat bahwa tidak seharusnya ada ruang untuk dualisme kepemimpinan dalam organisasi netral seperti PMI. Pemerintah juga harus segera bertindak dan bersikap tegas agar PMI tetap fokus pada misinya. Semangat kebersamaan harus terus dijaga demi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia.***
Comments 0