|

Pj Gubernur DKI Minta Tempat Pelelangan Ikan dan Mini Polder Kalibaru Diperbaiki

Eka Putri
Jan 20, 2023
0
1 minute

KOSADATA - Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono meminta instansi terkait untuk memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana umum yang terdapat di pantai Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Antara lain tempat pelelangan ikan dan tempat penampungan sementara air atau mini polder.

Hal itu disampaikan Heru saat meninjau tanggul pantai di Kalibaru dalam rangka memastikan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) terus berjalan guna mengatasi banjir rob di wilayah pesisir.

"Tempat pelelangan ikan harus diperbaiki. Kemudian, tempat parkir air yang harus disempurnakan atau mini polder. Sekali lagi, mini polder itu untuk tempat penampungan sementara air, kiri-kanan masih ada bangunan. Tolong mini polder itu dijaga juga," ujar Heru, Jumat (20/1/2023).

Heru juga menyampaikan, pada dasarnya pembangunan tanggul pantai Kalibaru telah rampung. Namun, saat ini masih dilakukan perapian di sekitarnya. Setelah itu, kata Heru, pembangunan tanggul pantai akan dilanjutkan ke arah Penjaringan, Muara Angke, hingga ke kawasan perumahan di Kali Adem.

"Pembangunan tanggul pantai Kalibaru sudah selesai, tinggal perapian. Tinggal nanti dilanjutkan ke arah Penjaringan, Muara Angke, terus ke perumahan Kali Adem," katanya.

Lebih lanjut, Heru pun menegaskan, dalam proyek NCICD, ada dua tahap, yaitu tahap pembangunan tanggul pantai dan tahap pembangunan tanggul laut raksasa. Saat ini, Pemprov DKI bersama Pemerintah Pusat sedang menyelesaikan pembangunan tanggul pantai di pesisir pantai utara sepanjang sekitar 33 km.

"Ini yang namanya NCICD, ada pembangunan tanggul pantai dan ada NCICD yang tanggul laut di tengah laut. Ini yang di Kalibaru namanya tanggul pantai, yang pada saat saya statement peresmian waduk di Bogor, itu tugasnya pemerintah daerah 22 km kurang lebih. Sekarang sudah dijalankan, sampai nanti 2027," jelasnya.

Dalam pembangunan tanggul pantai, Heru memastikan akan ada ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka publik. Sehingga, dapat digunakan untuk ruang penghijauan dan ruang interaksi antar warga.

Heru pun berpesan agar masyarakat bersama jajaran kecamatan, kelurahan hingga aparat kepolisian untuk menjaga tanggul pantai Kalibaru, agar tidak dirusak. Karena, keberadaan tanggul ini mampu menjaga kawasan Cilincing dan sekitarnya dari ancaman banjir rob.

"Saya titip kepada masyarakat di sini, kepada Pak Camat, Pak Lurah dan Pak Kapolsek, tanggulnya dijaga. Dengan adanya ini, maka sekitar Cilincing dan sekitarnya tidak ada rembesan air laut lagi. Sekali lagi, ini mohon dijaga. Kita menjaga semuanya untuk Jakarta ke depan," tegasnya.

Untuk diketahui, panjang trace dari tanggul pengaman pantai ini adalah 46,212 km. Dari jumlah tersebut, yang sudah dibangun sepanjang 12,664 km dan yang belum dibangun sepanjang 33,548 km. Dari jumlah yang belum dibangun, sepanjang 11,080 km akan menjadi tugas Kementerian PUPR dan sepanjang 22,468 km menjadi tugas Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Heru didampingi Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faizal serta Asisten Deputi bidang Budaya DKI Jakarta, Mawardi.

Related Post

Post a Comment

Comments 0

Trending Post

Latest News