Presidium MD KAHMI Jakarta Utara, Triyono sesalkan gerak lambat Jakpro dalam menuntaskan polemik Kampung Bayam. Foto: ist
"Saya melihat oh ini ini alasan kenapa Pj Heru pilih relokasi ke tempat lain, atau bikin rusun baru. Kasihan warganya kalau maksa sekarang masuk rusun itu (KSB), mereka nabrak-nabrak aturan. Tawaran itu kan win-win solution," ungkapnya.
Diketahui, polemik Kampung Susun Bayam hingga kini terus bergulir. Heru Budi pun telah menawarkan setidaknya 3 solusi. Yakni tinggal di dua rusun yang sudah ada, serta akan dibangunkan rusun baru pada 2025 nanti.***
Comments 0