Peneliti UGM Ingatkan Dampak Lingkungan Imbas Lonjakan Wisatawan Lebaran

Indriani Siti Rahmani
Mar 25, 2026

Foto: ist

KOSADATA — Lonjakan kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai angka signifikan. Peneliti Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Destha Titi Raharjana, menyebut jumlah kunjungan wisatawan ke DIY saat ini telah mencapai sekitar 1,46 juta orang, dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menjadi wilayah paling padat dikunjungi.

“Terjadi lonjakan tahun ini yang diduga akibat akses jalan tol yang semakin mendekati pusat kota, baik dari jalur utara via Tempel maupun jalur timur via Prambanan,” ujar Destha seprti dilansir laman resmi UGM, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia memperkirakan puncak arus kedatangan wisatawan terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran, sementara puncak kunjungan wisata diprediksi berlangsung pada 22 Maret 2026. Secara keseluruhan, pergerakan wisatawan selama periode libur Idul Fitri diproyeksikan mencapai 8,2 juta orang di wilayah DIY.

Namun, di balik lonjakan tersebut, Destha mengingatkan adanya konsekuensi serius terhadap lingkungan. Menurutnya, besarnya arus wisatawan berpotensi menimbulkan peningkatan volume sampah di berbagai titik keramaian. 

“Jangan sampai euforia nostalgia di Jogja justru meninggalkan masalah sampah yang mencemari citra estetik Yogyakarta,” katanya.

Ia menekankan pentingnya komitmen pariwisata yang bertanggung jawab, baik dari sisi pengelola destinasi maupun wisatawan. Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dinilai krusial agar lonjakan kunjungan tidak berbanding lurus dengan kerusakan lingkungan.

Destha tidak menampik bahwa DIY masih menjadi magnet wisatawan, terutama saat libur panjang Lebaran. Selain faktor aksesibilitas yang semakin mudah melalui jaringan Tol Trans Jawa, Yogyakarta juga dikenal sebagai destinasi wisata dengan biaya relatif terjangkau serta memiliki nilai nostalgia tinggi bagi para perantau.

Sejumlah destinasi populer


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0