Foto: Pixabay
Di tengah kehidupan yang kembali sibuk, puasa enam hari di bulan Syawal menjadi semacam “jembatan spiritual”—menghubungkan intensitas Ramadan dengan hari-hari biasa. Ia sederhana, tetapi menyimpan pesan mendalam: bahwa ketakwaan sejatinya tidak mengenal musim.
Berita terkini lainnya bisa diakses melalui kanal google news kosadata.
Comments 0