Soroti Penurunan ICOR, Menko AHY: Kunci Efesiensi Investasi

Isma Nanik
Nov 29, 2024

Menko AHY saat memberikan sambutan pada acara Economic & Capital Market Outlook 2025 di Jakarta. Foto: Humas Kemenkoinfra

KOSADATA-Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) menyoroti upaya menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia yang saat ini berada di angka 6 lebih. Hal ini dia ungkapkan saat memberikan sambutan pada acara Economic & Capital Market Outlook 2025 di Jakarta.

 

"Penurunan ICOR menjadi kunci untuk memastikan efisiensi investasi, sehingga target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dapat tercapai. Hal tersebut menjadi bagian visi besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang harus disukseskan," ujar Menko AHY dalam keterangannya, dikutip Jum'at (29/11/2024).

 

Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan, Pemerintah Indonesia terus berkomitmen membangun infrastruktur demi menciptakan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dalam rangka mendanai proyek-proyek strategis ini, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, termasuk melalui pemanfaatan pasar modal.

 

“Mari sama-sama kita mencari terobosan-terobosan. Saya sudah menyampaikan betapa Indonesia membutuhkan proyek-proyek infrastruktur sumber penganggaran yang cukup tadi dalam berbagai bentuk skema kerjasamanya," katanya. 

 

Pasar modal, ungkap Menko AHY, memiliki peran yang sangat penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Bahakn, pihaknya ingin melibatkan berbagai perusahaan, institusi, termasuk partisipasi masyarakat melalui pasar modal.

 

Pemerintah saat ini menargetkan penguatan konektivitas nasional sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Salah satu prioritasnya adalah menurunkan biaya logistik dari 15% menjadi 8% dari PDB. 

 

Menurut Menko AHY, strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas nasional, membuka peluang investasi lebih luas, serta mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

 

“Saya sekali lagi mengapresiasi


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0