Ahli padi sekaligus peneliti dari International Rice Research Institute (IRRI), Prof. Hasil Sembiring. (Foto: Kementan
Dalam konteks ini, Prof. Hasil Sembiring menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus tetap mengacu pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Informasi yang utuh dan berbasis fakta menjadi kunci agar masyarakat dapat menilai kondisi pangan nasional secara objektif,” tutupnya. (***)
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0