Kemenparekraf Susun Buku Panduan Komunikasi Krisis Kepariwisataan

Dian Riski
May 19, 2023

KOSADATA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melalui Biro Komunikasi sedang menyusun buku panduan komunikasi krisis kepariwisataan untuk mencegah, merespons, dan memulihkan kondisi krisis kepariwisataan melalui komunikasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat kegiatan kerjanya di Bali, Selasa (16/5/2023) menjelaskan, pentingnya komunikasi krisis untuk memulihkan bencana, baik bencana alam ataupun non-alam Sehingga komunikasi tersebut bisa cepat sampai kepada stakeholder pariwisata untuk segera ditetapkan kebijakan.

“Semua stakeholder ingin bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat. Oleh karena itu peran komunikasi krisis sangat diperlukan untuk menyampaikan pesan agar bisa segera diambil kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani menjelaskan pihaknya menggelar talkshow komunikasi krisis kepariwisataan di Bali Tourism Media Center (BTMC) Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang dihadiri masyarakat adat Bali, Kanwil Imigrasi Bali, BPBD Bali, Dinas Perhubungan Bali, Dinas Pemajuan Masyarakat Bali, Korlantas Polda Bali, Asosiasi Pariwisata Bali, dan Kelompok Ahli Gubernur Bali.

“Buku panduan ini nantinya dapat membantu pemangku kepentingan dalam penanganan krisis komunikasi, panduan akan berisi daftar cek tindakan Biro Komunikasi pada saat sebelum krisis, merespons krisis, hingga setelah krisis,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Dewi, dalam upaya memaksimalkan substansi dari panduan ini, maka Kemenparekraf meminta agar komunikasi antara


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0