Enjang Tedi (paling kanan) memerlihatkan kain batik karya penyandang disabilitas yang dibina di Pusat Layanan Sosial Griya Harapan Difabel Jawa Barat. Foto: Ist
Politisi Partai Amanat Nasional asli Garut ini meyakini, jika usulan itu terealisasi, dampaknya sangat besar. Selain batik yang menjadi warisan budaya Indonesia tetap terjaga, para kaum Disabilitas pun bisa lebih berdaya.
Mereka akan lebih termotivasi untuk mengasah kemampuan diri dan membuat batik yang semakin baik secara kualitas dan kuantitas. Sementara ini, kata Enjang, satu orang bisa membuat selembar kain batik tulis dalam waktu satu pekan.
“Kita bantu teman-teman Disabilitas untuk bisa lebih produktif dengan memberi pelatihan yang intensif. Saya yakin mereka mampu membuat karya-karya yang luar biasa. Selama ini kendalanya adalah minim dukungan. Pemerintah dan swasta harus bergandengan tangan untuk membuat teman-teman Disabilitas lebih berdaya dan sejahtera,” papar Enjang. ***
Comments 0