APERTI BUMN dan GLU Malaysia Teken Kolaborasi Strategis: Mahasiswa ASEAN Bertukar Ide & Riset Inovatif

Abdillah Balfast
Jan 15, 2026

APERTI BUMN kerja sama dengan GLU Malaysia untuk pertukiaran mahasiswa.

KOSADATAAliansi Perguruan Tinggi BUMN (APERTI BUMN) memperluas kerja sama internasional dengan Alliance of Government-Linked Universities (GLU) Malaysia, mencakup pertukaran mahasiswa lintas negara dan riset bersama di bidang dekarbonisasi serta transformasi digital.

Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran GLU–APERTI BUMN Student Engagement Programme 2026, program mobilitas dan pengabdian masyarakat yang akan melibatkan 100 mahasiswa ASEAN—40 dari universitas GLU Malaysia dan 60 dari anggota APERTI BUMN di Indonesia.

“Program ini bukan sekadar kunjungan akademik. Mahasiswa akan bekerja dalam tim multinasional untuk merancang solusi nyata bagi masyarakat dan tantangan kawasan,” ujar Prof. Iwa Garniwa, Ketua APERTI BUMN sekaligus Rektor ITPLN, Rabu (14/1/2026).

Program Mahasiswa Berbasis Dua Fase

Fase daring: Pembentukan tim lintas negara, diskusi inovasi, pendampingan, dan penyusunan proposal proyek CSR berbasis komunitas.

Fase luring: Implementasi proyek CSR, pengabdian masyarakat, pertukaran budaya, tur edukasi, dan forum refleksi.

“Mobilitas mahasiswa kini menjadi ruang co-creation solusi sosial lintas negara, bukan sekadar hadir fisik,” tambah Prof. Iwa. Mahasiswa APERTI BUMN juga akan aktif dalam GLU Student Activities, platform kolaborasi mahasiswa ASEAN.

Perguruan Tinggi yang Terlibat

  • - Indonesia: Telkom University, Universitas Pertamina, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), ITPLN, dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) serta Politeknik Semen Indonesia (PoltekSI).
  • - Malaysia: Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Multimedia University (MMU), Universiti Kuala Lumpur (UniKL)

Riset Strategis Dekarbonisasi dan Transformasi Digital

Kolaborasi riset fokus pada dua pilar:

  • - Dekarbonisasi: Efisiensi energi, elektrifikasi, energi terbarukan, carbon capture, dan bahan bakar rendah karbon untuk menekan emisi, menurunkan biaya energi, dan memperkuat ketahanan industri.
  • - Transformasi

1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0