Jajang Hidayatullah, M.Ag., penulis: Sekretaris Bidang Pendidikan Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam (PERSIS)
memastikan adanya keadilan dan transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Tanpa pembenahan sistemik, seruan untuk menghindari ‘aṣabiyyah hanya akan menjadi retorika normatif yang sulit diwujudkan dalam realitas.
Dalam konteks kaderisasi, tulisan tersebut belum memberikan perhatian yang cukup terhadap pentingnya indikator objektif dalam menilai kualitas kader. Penekanan pada kategori
Ulama,
Intelektual, dan
Aktivis belum disertai dengan parameter yang jelas untuk mengukur kompetensi masing-masing. Dalam pendekatan ilmiah, setiap kategori harus memiliki indikator yang terukur agar tidak menimbulkan subjektivitas dalam penilaian. Misalnya, apa kriteria seorang kader dapat disebut sebagai
Intelektual? Apakah cukup dengan latar belakang pendidikan formal, atau harus dibuktikan melalui kontribusi karya ilmiah? Tanpa indikator yang jelas, proses kaderisasi berisiko dipengaruhi oleh persepsi personal yang tidak selalu objektif. Oleh karena itu, diperlukan standar kompetensi yang terstruktur sebagai dasar dalam pengembangan sumber daya kader.
Tulisan tersebut juga menekankan pentingnya respons terhadap krisis global, namun kurang menyoroti potensi lokal yang dimiliki oleh kader Pemuda persis. Dalam banyak kasus, solusi yang efektif justru lahir dari pemahaman mendalam terhadap konteks lokal. Konsep al-muḥāfaẓah ‘alā al-qadīm al-ṣāliḥ wal akhdzu bi al-jadīd al-aṣlaḥ mengajarkan pentingnya menjaga tradisi yang baik sekaligus mengadopsi inovasi yang lebih baik. Oleh karena itu, organisasi perlu menggali potensi lokal sebagai basis pengembangan program, bukan hanya mengadopsi isu-isu global yang belum tentu relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Pendekatan ini akan membuat gerakan lebih kontekstual dan berdampak nyata.
Aspek lain yang perlu dikritisi adalah kecenderungan untuk menempatkan Muktamar sebagai solusi utama bagi berbagai persoalan organisasi. Muktamar memang merupakan forum strategis, tetapi tidak dapat menggantikan proses
Comments 0